Tentang Sa(l)ya

Hai! Perkenalkan saya Rahadian Adjarsusilo, orang dibalik blog rahadjars.com. Di blog ini saya menggunakan nama karakter Salya. Sehingga menjadikan saya adalah Salya namun Salya tidak selalu merepresentasikan saya karena terkadang Ia memiliki egonya sendiri di dalam cerita.

Sebelumnya, untuk yang sudah pernah membaca (atau setidaknya tersasar) tulisan-tulisan di blog ini periode 2010 sampai 2016 mungkin akan sedikit kebingungan dengan perubahan drastis yang saya lakukan. Dimulai dari domain, desain yang lebih simpel, sampai gaya penulisan dengan menggunakan nama karakter Salya, yang akan berbeda dari tulisan-tulisan sebelumnya.

Ada beberapa alasan yang mendasari hal tersebut:

Pertama

Saya sudah menginginkan untuk mempunyai platform pribadi sejak memutuskan untuk terjun lebih jauh ke dunia penulisan blog. Keinginan itu muncul kira-kira tahun 2012-2013, disaat sedang ramai-ramainya blogger mulai menggunakan domain pribadi.

Saya sudah pernah memakai domain pribadi melalui fitur beli domain di wordpress, namun tetap saja belum leluasa untuk merombak desain karena pada dasarnya masih bernaung dibawah wordpress versi gratis. Akhirnya keinginan saya dapat terwujud pada bulan Oktober 2020. Tetapi karena banyak hal, baru tahun 2021 saya bisa memulai kembali, termasuk mendesain dari awal tampilan blog.

Kedua

Penggunaan Salya sebagai karakter saya di blog didasari oleh hal yang cukup sederhana. Setidaknya bagi saya dan beberapa orang yang mengikuti kisah Mahabharata.

Salya atau Prabu Salya adalah nama tokoh dalam cerita pewayangan Mahabharata. Ia adalah Raja di negara yang bernama Madra. Memiliki kesaktian diatas rata-rata yang tentu saja membuat lawan-lawannya takut dan menaruh hormat padanya.

Alasan saya tertarik pada tokoh ini karena pada suatu event puncak yaitu Perang Bharatayuddha, Ia harus memutuskan pihak mana yang harus Ia bela antara Pandawa atau Kurawa. Di satu sisi Ia adalah Paman dari para Pandawa, di sisi yang lain merupakan mertua dari Kakak Tertua Kurawa yaitu Duryodhana.

Walaupun pada akhirnya Ia harus memihak Kurawa karena terkena tipu muslihat oleh Duryodhana, di lubuk hatinya yang paling dalam Ia lebih memilih para Pandawa. Namun tetap saja, hingga ajal menjemputnya dalam peperangan pun, Prabu Salya mampu membuktikan jiwa ksatria dan kehormatannya sebagai seorang Raja dalam memihak para Kurawa.

Kira-kira seperti itulah Salya sebagai alter ego saya nantinya dalam memandang dan menanggapi fenomena-fenomena yang terjadi. Karena hidup tidak hanya terdiri dari sisi hitam dan sisi putih, melainkan campuran dari kedua sisi yang menghasilkan sisi abu-abu. Entah itu abu-abu tua yang cenderung gelap atau abu-abu muda yang lebih terang.

Terakhir

Karena saya memutuskan untuk menggunakan nama karakter dalam blog ini, maka tulisan-tulisan disini akan saya sajikan dalam bentuk fiksi dan dibagi atas 4 kategori utama dan 1 kategori sampingan yang sangat terbatas, yaitu:

Opini Bercerita. Berisi opini-opini pribadi saya maupun orang lain yang menurut saya menarik terkait isu-isu yang ada di sekitar kita, lalu saya tuangkan dalam tulisan. Mungkin saja berdasarkan kisah nyata, bisa juga hanya karangan saya tidak ada yang tahu.

Bahas Karya. Kategori yang membahas karya dari berbagai bentuk dan jenis seperti film, serial, novel, dan komik apabila memungkinkan. Tetap akan disajikan dalam bentuk fiksi dengan pembahasan yang cenderung terfokus pada karakter dalam karya tersebut

Proyek Personal. Kategori yang saya bentuk untuk tetap mengasah sisi keilmuan saya berdasarkan bidang yang saya tekuni yakni Perencanaan Wilayah dan Kota, berfokus pada Planning & Desain 3D. Saya juga menggunakan format baru untuk tulisan-tulisan di kategori ini. Tapi untuk waktu dekat sepertinya belum akan terealisasi. Jadi silakan ditunggu.

Arsip Lama. Ini adalah kategori untuk tulisan-tulisan lama saya dari tahun 2010 sampai 2021 (skipped 2017-2020) yang sepertinya hanya akan ada beberapa tulisan terakhir dalam bentuk yang lama untuk menutup kategori ini dan sepertinya tidak akan bertambah lagi.

Kuliah di PWK. Tulisan yang berisi kehidupan perkuliahan saya dari semester pertama hingga lulus. Lebih berfokus kepada Mata Kuliah Studio yang ada di setiap semester. Namun mungkin tetap ada saya selipkan sedikit hal-hal lain didalamnya. Gaya penulisan masih menggunakan format lama karena saya (seharusnya) mengikuti timeline kejadian tiap semester.

Mungkin itu saja untuk perkenalan sekaligus penjelasan. Selamat membaca!