Categories
Tulisan Bebas

Semester Tiga, Waktunya ke Desa!

Akhirnya ketemu lagi, akhirnya saya update blog lagi. Kira-kira udah 8 bulan sejak terakhir kali update.

Ohiya sebelumnya selamat tahun baru 2016!

Okelah, seperti yang semua tau, tiap semester jurusan saya ada yang namanya mata kuliah studio. Setelah kemarin di semester 2 lingkupnya kelurahan, semester tiga ini lebih seru lagi. Nama studionya Studio Perencanaan Desa, jadi udah jelas bahwa kami harus pergi ke desa untuk survei dan melakukan perencanaan disana.

Permulaan..

Tanggal 8 Agustus 2015 diadakan tes wawancara untuk menyeleksi mahasiswa yang kelompoknya bakalan diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa dan profesor dari Jepang, tepatnya dari Universita Kyoto dimana ini adalah program dari dosen pengampu mata kuliah studio ini karena memang salah satu profesornya adalah profesor dari dosen saya waktu masih kuliah di Jepang dulu.

Categories
Jalan-jalan

Sebuah Desa Bernama Trunyan

Halo..

Saking kelamaan gue gak ngepost jadi bingung mau bilang apa lagi. Anyway, tanggal 18 kemarin gue melakukan trip lagi. Kalau sebelumnya gue ke pantai-pantai, tanggal 18 itu gue ke Desa Trunyan. Ada yang tau Desa Trunyan? Jadi buat yang gak tau, Desa Trunyan itu sebuah desa di daerah Kintamani, Bangli yang agak beda dari daerah-daerah lain di Bali.

Apabila salah seorang warga Terunyan meninggal secara wajar, mayatnya akan ditutupi kain putih, diupacarai, kemudian diletakkan tanpa dikubur di bawah pohon besar bernama Taru Menyan, di sebuah lokasi bernama Sema Wayah. Namun, apabila penyebab kematiannya tidak wajar, seperti karena kecelakaan, bunuh diri, atau dibunuh orang, mayatnya akan diletakan di lokasi yang bernama Sema Bantas. Sedangkan untuk mengubur bayi dan anak kecil, atau warga yang sudah dewasa tetapi belum menikah, akan diletakan di Sema Muda.(wikipedia)