Blogger Muda Minta Pendapat

Marilah kemari hey hey hey kawaaaan….

Oke teman-teman semua, seperti janji Gw dipostingan yang lalu, hari ini Gw posting lagi. Tapi Gw minta maaf dulu karena postingan ini kalo dilihat sekilas gak penting, gak bermutu, gak patut dikunjungi, dan yang pasti gw gak ada bahan untuk di jadiin lelucon di postingan kali ini.

“Lho, emangnya postingan ini patut dikunjungi?” Menurut dari hasil penelitian Gw selama bertahun-tahun di Goa tempat kediaman Nyi Roro Kidul menyatakan bahwa… Ya! Postingan ini sangat patut dikunjungi karena gw mau minta pendapat sama pengunjung blog ini. Dan, orang-orang yang tega-teganya langsung meng-close browser begitu baca baru sampe bagian sini, berarti enggak punya perasaan 😐 .

“Baiklah, emang mau minta pendapat apa nih? Enggak aneh-aneh kan? Enggak kok, gw cuma pengen minta tolong kepada semua penghuni yang dengan rela menghabiskan waktunya untuk sekedar silaturahmi sambil baca-baca disini agar mengisi polling yang sudah gw buat.

Nah, polling yang gw maksud itu adalah ini!! Jeng jeng jeng!!

[polldaddy poll=5029926]

“Nah loo itu apaan? Makanan?” Itu kan polling mas, gak bisa liat ya? πŸ˜•

Tujuan gw buat polling itu yaitu :

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuaan Ind…..

“Kayaknya emang gak beres nih si penulis, mending di close aja ini tab!” Jangaaaaan!!! Maaf bang, ini nih yang bener.

1. Untuk menjadi panggilan gw di postingan selanjutnya.
2. Biar tau aja, pembaca itu suka gw manggil diri gw sendiri sebagai apa? Domba? Kambing mungkin?
3. Gw pengen ganti aja sebutan “gw” untuk diri gw karena gw lama kelamaan jadi enggak nyaman sendiri.

Kalo ditanya-tanya kenapa gw pengen ganti sebutan gw untuk diri gw sendiri itu sepele kok sebenernya, itu karena gw enggak biasa nyebut gw untuk diri sendiri. Alhasil, gw pun jadi enggak nyaman. Tau sendiri lah kalo gw bukan anak Jakarte atau sekitarnya, melainkan di Denpasar yang sebagian besar menyebut diri sendiri itu “aku” . Makanya gw minta blogger lain untuk kemajuan blog gw dan diri gw sendiri tentunya.

Anyway, udah gak ada yang bisa diceritain lagi, jadi gw mohon diri untuk blogwalking biar trafik, PR, dan Alexa gw nangkring lagi di angka yang fantastis *gak nyadar jadi nostalgia sendiri*. Jangan lupa di vote ya, soalnya gw minta tolong dengan sangat sangat.

Jangan lupa…

Jangan lupa…

Jangan lupa…

Jangan ketinggalan postingan-postingan gw yang lain ya!

___________________

Atau mungkin pada mau ngasi saran-saran lain yang membangun? Jangan sungkan! Klik “Leave your comment” dan kasi saran! Soalnya blogger pemula masih harus belajar sama yang udah “Master” .

Oh iya, si Ceisy juga udah sembuh loh πŸ˜€

Silakan Share Kalau Suka!

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin

31 thoughts on “Blogger Muda Minta Pendapat”

  1. Udah saya isi poll-nya! :mrgreen:

    Kalo menurut saya, kata “saya” lebih enak dibaca. πŸ™‚
    Tapi itu balik lagi ke Rahad sih…. πŸ˜€ Terserah Rahad sebagai pemilik blog.

    Saran lain… apa yah… pokoke nulis aja lah! πŸ˜†
    Alangkah bagusnya kalo setiap posting-an diberi gambar ato foto. Yaaaah hitung2 sebagai ilustrasi lah. πŸ˜‰

    Reply
  2. (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Saya yang agak tua lebih nyaman dengan kata “saya” tapi seperti yang dibilang oleh Kang Asop, semua kembali lagi ke Rahad sendiri.

    Reply
  3. saya setuju dengan 2 komentar diatas kata saya. lebih pas kalo gw sih kalo arah blog ini mau jadi blog personal non tutorial baru cocok. terserah rahad , apapun pilihannya yang penting commit dan exist.. πŸ™‚

    Reply
    • @usup : hehehe iya nih, kan lumayan kalo nanti bisa jadi penulis yg pengertian sm pembaca πŸ˜€

      @asop : hmm.. oke juga tuh sarannya kang, mulai besok2 saya kasi ilustrasi deh *udah mulai pake kata saya* :mrgreen:

      @alamenda : maaf, keduaxnya udah direbut duluan. saya pikir2 juga mungkin lebih enak kalo pake “saya”

      @alien99 : oke deh, makasi sarannya sob πŸ˜€

      Reply
  4. Saya juga lebih sreg dengan kata saya, tapi nggak papa toh..Pakai aja yang paling nyaman, yang lebih berasa diri sendiri.
    πŸ™‚ Salam Kreatif

    Reply
  5. kadang saya memanggil diri saya dengan aku, tapi karena lebih berusaha belajar EYD saya lebih memilih menggunakan saya sebagai panggilan buat saya

    Reply
  6. Tentang panggilan kepada diri sendiri mungkin sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari maksudnya kita memanggil diri kita dalam berinteraksi dengan orang lain dengan sebutan apa… Kalau rasanya kurang nyaman ganti aja.. πŸ™‚

    Reply
  7. Sebenernya sih semua kembali ke penulis, apa aja boleh asal minumnya Teh Botol Sosro, wkwkwkkw… πŸ˜†
    Selera pribadi masing2 sih maunya dipanggil apa πŸ˜€

    Reply
  8. postingan blog sesuai dengan selera ,masing-masing penulis blog ko’. bagi saya ga masalah dengan perkatan apapun. karena itu adalah hak anda

    Reply

Leave a Comment