Categories
Tulisan Bebas

Bisnis Online pun Kena Pajak

Makin lama, semua tindakan yang dilakukan selalu dikenai pajak.Entah itu pajak yang udah di legalkan sampai pajak yang masih naik turun (kadang muncul, kadang enggak).Bagi sebagian orang yang mempunyai usaha kecil-kecilan tapi pasarannya luas.Pasti lebih memilih untuk berjualan secara online, karena berjualan secara online tidak dikenai pajak.

Tapi sekarang ini, entah abis kemasukan mahluk apa, tiba-tiba aja ada peraturan yang bilang kalo bisni online pun di kenai pajak juga.

Ini pasti jadi hantaman besar bagi para pebisnis online.Kenapa? karena mereka-mereka yang menggeluti bisnis online pasti punya alasan.Seperti, enggak ada tempat, daerah untuk tempat menjual produk enggak tepat.Maka, mereka pasti memilih untuk menggeluti bisnis online.Nah, yang jadi masalah kenapa para tukang pajak mengeluarkan kebijakan *kayaknya enggak bijak deh* yang menurut gw sangat aneh kayak gini.

Oh ya, biar tulisan gw lebih kuat, gw kasi deh dukungan tulisan gw melalui bukti ini :

Para pengusaha barang ataupun jasa di dunia internet akan dikenakan pajak. Pajak yang dikenakan sebesar 0,75 persen dari setiap bisnis usaha yang ditawarkan melalui internet.

“Kami tidak melihat cara memasarkannya, yang penting itu merupakan bisnis usaha. Jadi, bisnis lewat online pun dikenai pajak,” ucap Kepala Peraturan Bidang Pemotongan dan Pemungutan PPh Direktorat Jenderal Pajak Dasto Ladyanto di Jakarta, Jumat (23/7/2010).Menurut Dasto, tempat usaha itu adalah sesuatu yang sifatnya menetap. Meskipun melalui online, tempat yang dijadikan sebagai penyalur dan pendistribusian barang usaha tersebut pasti ada.“Biasanya kalau online kan lewat jejaring sosial, seperti Facebook. Tapi kan itu hanya cara pemasarannya. Tempat usahanya sendiri kan ada”

Ditanya mengenai bagaimana cara mengetahui bisnis yang ada di online karena bisnis di dunia maya sangat susah untuk diketahui, ia mengatakan bahwa hal itu tergantung kesadaran dan kejujuran dari pihak pebisnis online untuk melaporkan usaha mereka. “Tergantung mereka,” ucapnya.

Tuh kan bener.Pajak yang di kenakan itu bagi para pebisnis online terhitung besar loh! Misalnya aja menjual barang atau mendistribusi barang, untungnya cuma 2000 , trus dikenakan pajak juga, untung sisanya tinggal berapa dong? Pendapat gw nih tentang peraturan paling aneh dari yang teraneh

Bisnis online kalo dikenai pajak kan makin rugi yang menggelutinya.Bayangin aja, udah bayar internet sendiri, buat website sendiri, mengatur semuanya sendiri, masih juga kena pajak.Padahal kan enggak memakai fasilitas negara.lagian juga udah bayar internetnya kok.Terus, bisnis online enggak semua ada TOKO nya!Gimana dengan orang yang menaruh barang jualannya dirumah? Atau orang yang menjual produk yang enggak nyata.Kayak e book misalnya, atau bisa juga jasa.

Kalo tergantung dari kesadaran orangnya. Gw jamin SERATUS PERSEN gak akan ada yang mau bayar.Untung udah belum tentu sebanyak pekerjaan kantoran masih juga dikenai pajak.Walopun ada yang penghasilannya gede dari bisnis online, tetep aja tukang pajak gak berhak dong narik pajak dari mereka.

Dan denger-denger ketetapan ini akan berlaku 2 bulan kedepan.Gimana nih pendapat para pebisnis online, atau yang lagi mau rencana bikin bisnis online setujukah anda dengan ketetapan ngawur kayak gini?

Oh ya, biar para pebisnis online yang tegang dan emosinya naek gara-gara postingan gw ini, gw ngasi deh komik buatan gw yang tentunya pake software minimalis *MS Paint gitu loh :P* .Silakan dinikmati.. 😀

Klik untuk memperbesar gan!

Nah, yang ini ceritanya seorang pebisnis online yang barang-barang jualannya tuh di taruh  di rumahnya sendiri.Otomatis marah deh orangnya ke para tukang pajak atau mungkin tukang palak berdasi lebih tepatnya ya, hehehe… :mrgreen:

Sekian deh postingan gw kali ini.Gw tunggu pendapat kalian tentang ketetapan ini.

_______________

Sumber : Gugling.com

0 replies on “Bisnis Online pun Kena Pajak”

Wadoh, baru denger nih. Meski aku bukan pebisnis online tapi keknya itu memang di sengaja untuk engemukan gayus-gayus yang lain. 😯 😯 😯 😯
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

emang bener ada yang bilang, di dunia ini yang pasti cuma 2: Mati dan Tagihan Pajak.. dasar para kapitalis.. jutaan hektar hutan kita kemana, ribuan ton potensi ikan kemana, berbagai tambang kemana?? cuma untuk pihak asing aje,, pribumi dicekek ama pajak… utang juga naek 39,xx T dari tahun lalu.. weleh2..

Memang sekarang ini pajak selalu dijadikan alasan untuk pembiayaan sana sini yang sifatnya utk kepentingan umum. Padahal nggak tahunya pajak tsb, eh, malah dibawa lari sama si oknum pegawai pajak.

Masih banyak wirausahawan kaya di dunia nyata yang gak bayar pajak kok..
Kita-kita para pebisnis online yang pendapatannya masih gak tetap mah mending santai aja gan 😀
hehe..
Tapi sebagai warga negara yg baik, mending kita nurut2 aja gan ama pemerintah, berharap uang yg kita sumbangkan ini bener2 digunakan dengan baik untuk negara ini..

PATRIOT BANGSA = ORANG YANG BAYAR PAJAK DENGAN JUJUR (begitu kata iklan di TV) ….
PATRIOT BANGSA = PETUGAS/PEGAWAI PAJAK YANG MENGGUNAKAN DANA PAJAK DENGAN JUJUR (nah itu yang kurang/belum ada di Iklan TV…. heee).

yang pakde kagak ngerti pajak itu pajak pph( pajak penghasilan) atau ppn(pertambahan nilai), sebab setahu pakde semua barang perdagangan itu kena pajak dan semua penghasilan seseorang itu juga kena pajak tetapi atas batas bawahnya, jadi jika tidak memenui syarat kena pajak maka tidak dikenakan pajak

Yaaa asalkan pajak itu digunakan untuk hal yang benar dan kembali untuk rakyat, saya setuju aja. Lagipula gak adil juga kalo bisnis online gak kena pajak. 😀 Makanya, pengaturan pajak harus yang benar dan adil. *ini yang susah*

Menurut pendapat gue, gue enggak setuju adanya pajak untuk pebisnis onlin. Penghasilan nggak seberapa tahu-tahu kena pajak kita mau dapat untung darimana? Pusing-pusing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *